Kumpulan Kepercayaan Parasit Akidah Islam

Kita sebagai umat yang mengaku umat nabi Muhammad SAW wajib berpegang teguh pada Allah SWT (Al-Quran) dan Nabi-Nya (As-Sunnah), seperti yang kita ketahui banyaknya agama-agama yang lahir didunia ini yang bisa saja menjadi parasit yang menempel dan mempengaruhi pada aqidah kita yang seharusnya mentauhidkan Allah semata. Perlunya ilmu untuk memurnikan aqidah kita sangat dibutuhkan, guna melaksanakan Islam yang kaffah sebagaimana firman Allah sebagai berikut:

“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kedalam Islam dengan menyeluruh dan janganlah engkau menuruti langkah-langkah syetan. Sesungguhnya syetan itu musuh yang nyata bagimu”. (QS. Al-Baqarah:208)

Begitu pula Rasul SAW mengajarkan kita agar berbeda dengan orang-orang kafir terutama dalam masalah ibadah, bahkan menyerupainyapun kita dilarang karena Islam memiliki syariat sendiri melalui wahyu-Nya.

“Barangsiapa meniru cara suatu kaum, ia pun termasuk kaum itu” (HR. Ahmad-Abu Daud)

Dalam tulisan ini penulis yang masih jauh dari sempurna ilmunya ingin sharing tentang macam-macam takhayul, khurafat, bid’ah, paham, dan kepercayaan yang berkarat dalam aqidah orang Islam kita, tanpa penyaringan dan mengetahui dari mana asalnya sehingga bercampur baur dengan aqidah kita. Mungkin karena menelan mentah-mentah kata nenek moyang atau orang tua dan adat sedangkan mereka tidak ada pengetahuan tentangnya, ikut-ikutan orang banyak atau lingkungan dan masih perlunya belajar agama.

Berikut adalah macam-macam parasit aqidah:

  1. Jika kucing melompati sesosok mayat, maka mayat itu akan hidup kembali

Di China, mereka percaya bahwa Tu atau Tuh yaitu selain penguasa alam yang bersifat esa, terdapat pula banyak dewa tetapi derajatnya di bawah Tu atau Tuh, Dewa-dewa ini disebut dengan Yang atau Shan atau Hyang atau Iyang. Mereka percaya bahwa dewa-dewi ni berdiam di langit, bumi dan diantara keduanya, dilangit pertama ada dewa petir yang berwajah hitam selalu membawa cambuk api dan mengejar kucing langit, jika kucing itu melompati sesosok mayat maka mayat itu kan hidup kembali sementara untuk sekedar melepaskan dendamnya

  1. Jika ada kupu-kupu, maka akan ada tamu agung atau istimewa akan datang

Masih di langit pertama, mereka percaya adanya dewa-dewi (Yang) pembawa firasat yang biasa menumpangi hewan ataupun benda alam seperti jika akan ada tamu agung dari jauh, ia datang dengan menjelma sebagai kupu-kupu sehari sebelumnya

  1. Jika ada suara burung hantu besar dan burung gemak (gagak), maka ada pencuri
  2. Jika ada suara burung gagak, maka ada kematian

Dewa-dewi (Yang) pembawa firasat biasa member kabar dalam bentuk:

  1. Tersedak ketika makan, maka ada yang menggunjingnya
  2. Melubuk
  3. Gatal pada tangan, maka akan mendapatkan rejeki
  4. Suara mengiang dan panas daun telinga, maka ada yang membicarakannya
  5. Kedutan pada mata sebelah kanan atau jatuh bulu mata, maka ada yang suka atau rindu kepadanya. Sedangkan jika kedutan mata sebelah kiri atau jatuh bulu mata sebelah kiri berarti ada yang membencinya

Dewa-dewi (Yang) pembawa tabu di langit pertama

  1. Pantangan menyebut sesuatu, misalnya tidak boleh menyebut “harimau” ditengah hutan, jika menyebutnya maka akan dating harimau jadi-jadian.
  2. Pantangan pekerjaan, misalnya seseorang tidak boleh duduk dimuka pintu maka akan susah jodohnya

Di China, firasat-firasat dan pantangan-pantangan tersebut diatas sudah dibukukan

  1. Nyi Roro Kidul

Pada tanggal lima bulan lima China diadakan upacara Toan Ngo atah Peh Cun, mulanya upacara ini diadakan di negeri Chou untuk memperingati menteri Khut Gwan dari kerajaan Chou. Dalam cerita lain, Peh Cun adalah pesta air untuk memperingati tewasnya Tin Hau seorang putri raja, dikaarenakan putrid tersebut akan dikawinkan oleh ayahnya dengan seorang raja buruk rupa karena ayah sang putri kalah berperang antar negeri, maka putrid pun mengajukan syarat yaitu “buatkanlah sebuah jembatan jemput diatas Yangtsekiang sebelum perkawinan berlangsung”, ketika jembatan tersebut selesai ia langsung naik ke atas sambil membawa kwe cang, ba cang, hio, bunga-bunga kwi rumput chiang pou dan secarik kain merah, kemudian sembahyang. Sesudah sembahyang putri terjun ke sunga hingga mati dan menjelma sebagai Ratu sungai dan ratu Laut.

Menurut cerita lain juga, Tin Hou adalah gadis biasa, tetapi dengan kelebihannya dia diangkat menjadi Dewi laut selatan, dan cerita ini di adopsi dijawa, pesta air itu ditujukan kepada Nyi Roro Kidul, seorang putrid raja yang bunuh diri ke laut selatan dan menjelma sebagai Ratu Laut Selatan. Biasanya diberi sajian kepala kerbau yang dibungkus kain kafan kemudian dilemparka kelaut dalam upacara labuhan. Untuk Nyi Roro Kidul dibuatkan bilik dengan isi pakaian lengkap dimana Raja jawa diharuskan kawin dengan Nyi Roro Kidul itu.

  1. Siluman dan binatang jadi-jadian

Berasal dari kepercayaan pada orang Bunian (siluman) diChina, Korea dan sekitarnya berupa siluman yang berwujud setengah manunisa dan setengah binatang, dan mempunyai negeri sendiri yag disebut negeri Naga. Bisa menjelma menjadi harimau jadi-jadian, kera, naga, babi buaya putih ikan lumba-lumba dan lain-lain. Begitu juga kepercayaan agama penyembah maalaikat di Arab

  1. Jalangkung

Berasal dari China, mereka percaya adanya Cay lan Kung (Di Indonesiakan menjadi Jalangkung) dan Cay Lan Tse, ia dipanggil agar merasuk pada sebuah boneka kayu yang dapat digerakkan. Pada ujung tangan diikatkan alat tulis, boneka itu berbaju, berkalung kunci dan menghadap papan tulis. Lalu Hio dibakar dan makanan disajikan, tanda bila Cay lan Kung sudah datang adalah boneka itu akan mengangguk, lalu jika sudah berat dan mengangguk maka akan ditanya dan boneka itu kan menjawab pada papan tulis yang disediakan.

  1. Kuntilanak atau sundel Bolong

Berasal dari kepercayaan dari China yang mempercayai adanya dewa-dewi jahat (Diyang) dinamakan Puntianak. Puntianak adalah Diyang yang berasal dari seorang perempuan mati beralin dan punggungnya berlubang, menurut dongeng jika lubang itu dipaku maka ia akan menjelma menjadi manusia kembali, Puntianak biasa menepi-nepi air sambil meniru suara anak ayam dan tertawa terbahak-bahak. Jika ia menjelma sebagai wanita cantik maka ia akan menggoda laki-laki nakal lalu dibawanya tidur di tempat mewah dan ketika bangun ternyata laki-laki itu tidur diatas kuburan seorang wanita yang mati melahirkan.

  1. Tuyul

Berasal dari agama Yang di China

  1. Asal Petasan dan Merchon

Berasal dari dongeng China yang menyatakan bahwa pada zaman purba dahulu terdapat roh jahat yang bernama Ko Ni dan Kho Nin, mereka berbentuk raksasa yang hany takut pada tiga hal yaitu, Petasan atau merchon, Barongsai dan api. Biasa di letuskan pada hari raya di tepi-tepi jalan dan upacara penguburan untuk mengusir roh-roh jahat

  1. Shio

Berasal dari China kepercayaan Yang (Dewa-dewi) atau Hyang. Mereka percaya bahwa ada Yang jadi-jadian itu ada dua belas, yaitu: Harimau, naga, kerbau, Kuda, kera, ular, ayam, anjing, babi, kelinci, kambig dan tikus. Semuanya mengatur nasib manusia dan umurnya, sedangkan pada masa Budha, binatang-binatang tersebut dianggap binatang kesayangan Budha karena sangat setia pada Budha (ajaran Tien Tay dan Samkaw)

  1. Mengikis Gigi dan makan sirih

Dalam agama Yang terdapat upacara Cawnai, upacara yang dilakukan bila menjelang gadis, gigi seorang gadis itu dikikis kemudian diberi obat penguat gigi dan diratakan untuk mencari kerelaan Dewa padi, kemudian dibiasakan makan sirih

  1. Pengantin dimandikan, pantangan ketika hamil seperti mengerat, melihat yang buruk, peringatan 3 dan tujuh masa kehamilan

Berasal dari ritual agama Yang

  1. Menyimpan cermin disamping bayi

Berasal dari agama Yang dengan keyakinan bahwa dengan menyimpan cermin disamping bayi dapat mengusir roh jahat karena roh tersebut melihat wujudnya sendiri

  1. Memasukan anak kedalam sangkar ayam

Keyakinan agama Yang dengan keyakinan bahwa anak tersebut bisa berbakat

  1. Peringatan hari kematian

Berasal dari agama Yang bila ada kematian diperingatilah sehari, 3 hari, 7 hari, 9 hari, 15 hari, 40 hari, 100 hari, 1 tahun dan 3 tahun kematian

  1. Membakar Dupa

Berasal dari agama Weda dalam upacara kebaktian yang dipimpin oleh brahmana atau pandita / pendeta untuk memuja dewa (henoteisme), salah satunya diadakan dengan cara membakar dupa, yaitu sejenis harum-haruman yang dibakar, ada dari kayu gari, cendana, gula, ataupun kemenyan, asap dupa melambangkan akasya, sedangkan dipa adalah lampu minyak

  1. Semadhi dan yoga

Berasal dari agama weda yaitu dengan duduk yang benar dengan mengheningkan cipta sambil membaca mantera dan diatur menurut nafas yoga, sedangkan yoga adalah alat untuk menghubungkan diri dengan Brahman sehingga terlena dalam tapa.

  1. Inkarnasi atau titisan

Berasal dari agama Weda dimana setelah hari ketiga dan ketujuh roh dititiskan dengan mencari pintu-pintu, begitu juga pada agama Brahman, pada tingkatan waisya (rakyat biasa) jika mati menembus pintu besar, maka kemungkinan akan menitis sebagai gajah dan tergantung karma juga, misalnya: jika suka menyiksa kuda, maka akan menitis sebagai kuda. Dalam agama Upanisad bisa menitis dalam bentuk lain atau masih manusia. Dalam agama romawi mereka percaya beribu-ribu orang di neraka akan disiksa, jika sudah bersih mereka diperbolehkan menitis atau inkarnasi ke bumi, dan dewapun berinkarnasi untuk menjalankan hokum pembalasan , peleburan dosa dan sebagainya.

Pada masa filsafat Yunani mereka percaya bahwa manusia berinkarnasi kebentuk hewan, makanya mereka hanya makan sayuran (vegetarian)

  1. Menabur bunga diatas kuburan, dosa warisan, jimat, susuk laki-laki beranting sebelah

Yang disebutkan diatas Berasal dari agama Weda dimana menabur bunga dimakam, manusia dititiskan berdasarkan besar kecilnya dosa, dan yang bisa menebus dosanya yaitu anak laki-laki (adhiparwan), jika terpaksa tidak mempunyai anak laki-laki, seorang suami boleh menyuruh laki-laki lain untuk meniduri istrinya dan anak hasil darinya bila laki-laki mejadi anaknya sendiri, dan agar anak laki-laki itu selamat, ia memakai penangkal berupa anting-anting pada sebelah telinga.

  1. Tasbeh

Menurut ahli sejarah perkembangan agama, tasbeh ini pada mulanya dinamakan dengan aksamala, yang ada beribu-ribu tahun sebelum kelahiran Nabi Isa AS, dan biasa digunakan oleh bangsa Aria dalam memuja nama dewa (dalam menyebutkan pujian pada gelar berates atau beribu kali). Kemudian aksamala tersebar ke Barat dan masuk ke upacara Katolik Yunani dan Romawi, dalam bahasa lai aksamala dinamakan dengan Rosario.

Pada tahun 2000 SM aksamala masuk ke India yang dibawa oleh bangsa Aria yang kemudian digunakan oleh pemeluk Hindu dan Budha. Pada abad ke VII-VIII M aksamala masuk dalam upacara dzikir nafs kaum susi di Iran dan sekitarnya dengan cara mengucapkan tahlil (la ilaahailallah) serta gerakan tehnik yoga dan lambing salib yaitu menengadah, menunduk kesamping kanan dan kiri. Aksamala oleh kaum sufi ini dinamakan “tasbeh” karena digunakan untuk menghitung banyaknya ucapan memuji Allah.

  1. Beduk

Sebagian sekte Hindu beranggapan bahwa dhak (beduk) semula dibawa oleh dewa-dewa dari swarga. Di kuil iswara di Helebeid Maisur India yang dibangun raja Narasingha (1136-1171 M), dilukiskan bahwa dewa-dewa sedang membawa beduk. Sedangkan sekte hindu lainnya, Surya menghentikan keretanya tepat tengah hari sehingga pekerjaannya harus berhenti sebab aka keluar dewa-dewa jahat, untuk berhenti tidak bekerja itu tandanya dengan memukul dhak.

Ketika Islam tersebar di asia tenggara, banyaklah kuil-kuil berbeduk yang dijadikan mesjid, hanya saja beduknya tidak disingkirkan tapi dimanfaatkan untuk ditabuh sebagai tanda shalat lima waktu.

Dhak juga berasal dari agama Yang yang digunakan untuk memanggil arwah dan mengusirnya, misalnya di klenteng Kong Hu Cu dan Shinto

  1. Puasa (upawasa dalam bahasa sansekerta) hari kelahiran

Berasal dari agama Weda jika bertepatan dengan hari kelahiran maka wajib puasa, bisa juga berpuasa jika menginginkan sesuatu dan mutih

  1. Tasawuf

Ajaran yang dibawa oleh kaum sufi yang merupakan paduan ajaran Islam, Weda, Phytagoras, Upanisad, Zarathustra, Katolik, Budha dan sebagainya.

  1. Memecahkan telur ketika perkawinan

Ritual agama Brahman ketika dalam upacara perkawinan yang bertugas sebagai penuntun sajian kecil dinamakan Grhyasutra yang dilakukan kepala keluarga sendiri, sajian untuk Parthnipa yang berupa telur yang dipecahkan

  1. Melepaskan burung merpati ke udara

Berasal dari agama Brahman sebagai bentuk dari saji ketika pesta panen, tahun baru dan lain-lain

  1. Upacara adat perkawinan

Berasal dari agama Brahman, dimana dalam acara perkawinan terdapat upacara mandi bunga, minta berkat orang tua dan bersujud kepadanya, menyalakan lampu dan menyalakan dupa, ketuk pintu dan Tanya jawab agar terbuka berkat dan terhindar dewa perintang, ada acara menginjak telur untuk dewa parnipa (dewa pengurus kaki), menyusikan kaki suami dan menciumya, bersanding dengan kerudung selembar berdua dengan sikap tangan menyembah, pemercikan air suci, makan sepiring berdua dan saling menyuapi, tabur bunga rampai, melepaskan sepasang merpati untuk indra, dewa angkasa dan menari

  1. Hukum karma

Berasal dari agama Brahman dan Upanisad, hukum karma menurut pokok agama Upanisad (triwarga) adalah segala perbuatan dan kesengsaraaan sekarang yang ditentukan oleh hidup masa lalu sebagai pembalasan.

  1. Janur kuning

Berasal dari agama Hindu dalam semua upacara keagamaan janur kuning selalu terbawa, janur dibentuk lambing-lambang agama berbentuk cakra Wisnu, kipas dewi ratih,swastika dan lain-lain. Lambang-lambang ini menyenangkan hati dewa dan menolak bala, termasuk janur di Gapura, juga buah-buahan yang disusun untuk sajian isywara.ada juga ketupat dengan berbagai macam bentuk, dan ada juga nasi kuning dan babi untuk Betara dan Pitara

  1. Yoga

Berasal dari agama Hindu, walaupun sudah dijadikan olah raga dan peraturan nafas dimasukan dalam zikir nafas

  1. Angka 13 adalah angka sial dan angka 17 adalah angka keramat

Berasal dari agama Punisia yang kemudian masuk ke agama Yunani Romawi yang menyatakan bahwa setiap bintang mempunyi dewa ataupun dewi yang mengatur nasib manusia. Kelompok bintang itu dibagi menjadi dua belas rasi dan dihubungkan dengan nasib dan sifat seseorang. Angka-angkanya pun dianggap berhubungan dengan nujum, seperti angka 13 adalah angka sial dan angka 17 adalah angka keramat.

  1. Khasiat berbagai batu-batuan

Merupakan sisa dari agama Yunani Romawi dan Punisia yang menyebar keseluruh dunia

  1. Memuja orang shalih, ratapan, membangun kuburan dan memberi kelambu

Berasal dari agama baru di arab yang meyembah berhala bernama Hubal

  1. Pengantin duduk berdampingan di tutup dengan selembar kudung untuk berdua

Berasal dari agama kultur Mesir masa ketujuh, yahudi, Romawi, Persia, Babilon, dan Hindu

  1. Magnetisme dan hipnotisme

Berasal dari Mesir dengan minta bantuan jin

  1. Upacara maulid

Menyerupai agama kultur mesir dalam upacara menanti sinar amon di kuburan orang-orang terhormat, merupakan saduran dari Natal, dan natal merupakan saduran dari Mithra, upacara mauled bari diadakan pada masa kekuasaan bani Saldsuk, zaman Salahudin AL Ayubi (586-630H), oleh penguasa negeri Ibril, Abi Said Kaikaburi bin Ali Hassan Al-Baktikin. Pada awal 400 H, tampak peringatan mauled raja, Hassan dan husein dan sebagainya dalam kawasan Fatimiyah

  1. Meratapi mayat, talqin dikuburan dan menyalakan lilin di malam ganjil pada bulan Ramadhan

Sisa pemujaan Amon dan Tut

  1. Nama-nama planet

Agama Yunani dan Romawi

a.       Uranus: anak dewa Aether dan Hemera, terkenal sebagai dewa pelacur

b.      Saturnus (kronus): anak Uranus dan gaea, dia memegang kekuasaan bersama titan (Raksasa)

c.       Jupiter (Zeus): anak Rhea dan Kronus

d.      Neptunus: Anak Kronus dan Rhea

e.       Pluto (hades): anak ketiga Saturnus dan Rhea

f.       Venus (Aphrodite): Lahir dari campuran busa laut dan darah Uranus

g.      Mars (ares): Anak Juno tanpa suami

h.      Merkurius (Hermes): Anak Jupiter dan Maia

  1. Nama-nama bintang dalam astrologi

Berasal dari agama Yunani dan Romawi

1.      Aquarius (21 Januari-19 Februari): Ganymedes pengganti Hebe yang diangkat ke ngkasa oleh Jupiter untuk menjadi peayan dewa-dewa. Dalam cerita lain Aquarius adalah Aristaeus anak Apollo dan cyrene

2.      Pisces (20 Februari – 20 Maret): Dua ekor ikan pembawa Venus dan cupid yang menyebrangi sungai Eufrat etika dikejar raksasa Thypon. Dalam cerita lain Pisces dalah dua ekor ikan lumba-lumba pembawa Mphitrite pada neptunus

3.      Aries (21 Maret – 20 April): Seekor Kambing jantan berbulu emas yang dikurbankan pada Jupiter dan ditempatkan di angkasa

4.      Taurus (21 April – 21 Mei): Lembu penjelmaan Jupiter saat menculik Europa, dia bertemat di angkasa

5.      Gemini (22 mei-21 Juni): Sepasang anak kembar Castor dan Polux, anak Jupiter dan Leda yang menyukai angsa, Jupiter menjelma menjadi angsa ketika mendekatinya

6.      Cancer (22 Juni – 22 juli): Seekor kepiting raksasa kiriman Juno untuk membunuh Hercules yang tengah berperang melawan hydra, naga air dari Lena

7.      Leo (23 Juli – 22 Agustus): Singa yng dibunuh Hercules di hutan Nemea, bangkainya dibuang ke angkasa dan menjdi gugusan bintang

8.      Virgo (23 Agustus – 22 September): GadisErigone anak Iarius atau anak Jupiter dan Themis

9.      Libra (23 September – 22 Oktober): timnbangan keadilan dari dewa-dewa

10.  Scorpio (23 Oktober – 21 November): Diana menyuruh seekor kaajengking menyengat kaki orion yang berani menyingkap kudungnya

11.  Caprocornus (22 Desember – 20 Januari): kambing betina Amalthea yang menyusui Jupiter ketika disembunyikan

12.  Sagitarius (22 November – 21 Desember): makhluk setengah manusia setengah kuda (centaur) yang memasang busur

  1. Menguburkan tali ari-ari bayi

Berasal dari upacara bersalin agama Romawi, menguburkan tali ari-ari bayi lalu menyalakan lilin dan menaburkan bunga

  1. Ulang Tahun

Rtual uang tahun agama romawi yaitu dengn menyediakan sajian bagi juno agar diberi umur panjang, dinyalakan lilin sebanyak usia anak itu, jika usianya 7 tahun, maka jumlah lilinnya 7 buah. Lalu nak itu meniup lilin, membelah roti dan membagikannya, lalu menyanyikan nyanyian khusus untuk keselamatan dan panjang umur. Pada awalnya Nasrani tidak mengenal acara Ulang tahun bahkan mengutuknya (Matius 14:6), orang nasrani pertama yang melakukannya adalah nasrani romawi

  1. Tahun Baru

Ritual agama romawi berupa pesta dewa-dewa pada 1 januari untuk memuja dewa janus, penanggalan Romawi (Kalender Yulian) diambil alih oleh nasrani eropa pada 1582 M oleh Paus Gregorian . pada malam tahun baru durayakan dengan menari, bernyanyi, minum arak, dan meniup nafiri-nafiri janu (terompet)

  1. Tukar cincin

Ritual agama romawi, cincin laki-laki diberika kepada perempuan. Begitu juga sebaliknya, cincin itu dikenakan di jari manis, tukar cincin merupakan pengikat cinta dan amor punturun melepaskan anak panah pada hati keduanya, selanjutnya dilakukan oleh nasrani romawi

  1. Ulang tahun perkawinan

Ritual agama romawi crania sama dengan pesta ulang tahun usia namun disini hanya dua lilin besar

  1. Toast gelas

Berasal dari agama romawi yang biasa diadakan pada pesta pertemuan, gelas berisi arak diangkat lalu dipadukan dan diminum, maksudnya untuk minta kefasihan bicara pad calliope. Namun, menurut ahli sejarah purba ada kemungkinan juga semula dari Nubia, masuk ke Karthago lalu ke Roma.

  1. Mengalungkan rangkaian bunga

Sebagai tanda resmi dan pelantikan, Venus pernah engalungkan karangan bunga kepada Corinus ketika datang menghadap

  1. Vegetarian

Pada masa filsafat Yunani mereka percaya bahwa manusia berinkarnasi kebentuk hewan, makanya mereka hanya makan sayuran (vegetarian)

  1. Olimpiade

Pesta olahraga yang diadakan 4 tahun sekali pada mulanya untuk pemujaan Zeus, para peserta yang menang diberi karangan bunga zaitun. Api olimpiade adalah sisa pemujaan api abadi Vesta. Olimpiade modern dicetuskan oleh Baron de Coubertin pada tahun 1894 dari Perancis

  1. Libur Hari Minggu

Semula untuk pemujaan Dewa Matahari, pada abad IV M, hari minggu dijadikan hari kebaktian Gereja sebagai pengganti Sabbath oleh Raja konstatnin pada tahun 321 M

  1. Nama-nama 12 bulan

Berasal dari akhir agama kultur Eropa dimana setiap bulan dikuasai dewa masing-masing

1.      Maret atau Marat: bulan dewa Mars, dewa panji-panji pahlawan dan dewa perang yang gagah berani

2.      April: bulan khas pemujaan dewa Amor dan dewa nasib baik fortuna

3.      Mei atau mai: Bulan untuk Maia anak dewa Atlas

4.      Juni: bulan untuk Juno

5.      Juli: bulan yang dipersembahkan demi kemuliaan dan kebesaran Julius Caesar

6.      Augustus: bulan yang diperssembahkan demi kemuliaan dan kebesaran Kaisar August

7.      September: bulan ketujuh

8.      Oktober: bulan kedelapan

9.      November: bulan kesembilan

10.  Desember: bulan kesepuluh

11.  Januari atau januarius: berarti pintu, nama bagi bulan pertama setelah bulan kesepuluh yang diberikan Raja Numa Pompilius janus atau janu (dewa Khas romawi dari dewa bangsa skyth)

12.  February: berasal dar kata februarius yaitu pengampunan atau penebusan dosa

  1. Nama-nama Hari

Berasal dari agama Yunani pada masa akhir agama kultur eropa pemujaan dewa hari

a.       Minggu – Helios (Matahari)

b.      Senin – Luna (Bulan)

c.       Selasa – Mars

d.      Rabu – Merkurius

e.       Kamis – Jupiter

f.       Jumat – Venus

g.      Sabtu – Saturnus

Pada Suku Jerman Purba

a.       Minggu atau Ahad – Sunandaeg (Hari pemujaan dewa matahari)

b.      Senin – Monandaeg (Hari pemujaan dewi Mon / Luna, Dewi Bulan)

c.       Selasa – Tiwesdaeg (Hari pemujaan dewa Tiw/Penerangan)

d.      Rabu – Wodendaeg (Hari penujaan dewa Wodan)

e.       Kamis – Thordaeg (Hari pemujaan dewa Thor)

f.       Jumat – Friggdaeg (Hari pemujaan dewa Frigga)

g.      Sabtu – Saesternesdaeg (Hari pemujaan saturnus)

  1. Hari Valentine

Pada masa kaisar Romawi, Claudius II dikeluarkan undang-undang menikah bagi para pemuda, karena para pemuda yang sehat diperlukan sebagai tentara untuk membela Negara. Valentine seorang pastur dan sahabat anak-anak melanggarnya Ketika ia menikahkansepasang pengantin. Pemerinta romawi menangkap pastur itu lalu dipenjarakan, keyia ia dipenjara anak-anak pun mengirimkan surat kepadanya lewat terali jendela, dan pada 14 Februari 269 M Pastur valentine dihukum mati. Maka, pada tanggal 14 Februari Paus Gelasius menjadikannya sebagai hari valentine

Dalam kisah Inggris, Burung-burung kawin pada tanggal 14 februari, lalu pada masa Charles, Duke of Orleans tanggal itu dijadikan hari pesta muda-mudi, membuat kue, menyalakan lilin dan saling berkirim bunga, Charles ditangkap pada tanggal tersebut pada tahun 1425 M. adapula yang beranggapan bahwa Valentine berasal dari bahasa Normand, galanti-galant yang berarti lover

  1. Libur Hari sabtu

Berasal dari agama bani israil semasa dimesir hingga tahun 576 masehi, hari suci, hari sabat atau hari istirahat dari semua pekerjaan diadakanlah sabatan atau perhimpunan suci

  1. Salib, puji-pujian diiringi music atau tepuk tangan

Syariat baru yang dibuat oleh Paulus pada masa kedua dimana Bangsa Romawi yang masih menyembah berhala membuat lambing berupa salib. Bentuk-bentuk salib:

1.      Salib sama panjang seperti tanda tambah: tanda kasih Yesus

2.      Salib tegak bertiang panjang: Yesus siap menebus dosa

3.      Salib setengah berbaring: Yesus selesai menebus dosa umatnya

4.      Salib terbalik: yesus telah bangkit kembali dan duduk disamping ayahnya di syurga

Puji-pujian diiringi music

Berasal dari tradisi bangsa romawi, Phyrgia, khaldan dan Mesir. Pada masa permulaan Nasrani sebagai agama Eropa, nyanyian tersebut diiringi dengan harpa

  1. Membangun kuburan

Berasal dari ajaran yahudi

  1. Nabi Ayub berpenyakit kulit

Berasal dari dongeng israiliyat agama Yahudi

  1. Bersumpah dengan menjunjung Al-quran

Berasal dari yahudi yang bersumpah dengan menjunjung taurat, lalu berpengaruh kepada Islam yang terpengaruh Masuniyah

  1. Menyambung rambut

Kebiasaan ajaran yahudi

  1. Berpakaian hitam dalam keadaan ditimpa musibah

Berasal dari yahudi yang biasa mengenakan ketika menghadiri acara berkabung dalam kematian atau terkena musibah

  1. Bersumpah “Demi Allah, demi rasulullah kabulkanlah doaku ini”

Seperti cara yahudi “Ya elohim, ya nebi, kabulkanlah doaku ini”

  1. Benar menurut anggapan orang banyak

Yahudi berpendapat bahwa suara terbanyak adalah suara Tuhan

  1. Menikahkan wanita hamil

Dengan alas an tengah hidup dinegeri orang, maka wanita hamil dari hasil perzinahan tidak dirajam, tapi didenda kemudian dinikahkan

  1. Mengikuti upacara agama lain

Sebagian orang yahudi dari golongan farisi mengikuti upacara agama romawi dengan dalih hanya sebagai penghormatan, sedangkan hati tetap terpaut dengan Taurat

  1. Menggunakan lambing-lambang yahudi

Seperti lambang bintang david, segitiga bukit zion

  1. Mengucapkan selamat pagi dan sebagainya

Berasal dari salam Nasrani Eropa seperti selamat pagi, malam dll

  1. Dracula dan vampir

Berasal dari agama kultur Scandinavia, kepercayaan pada hantunpenghisap darah berawal pada abad XIV ada seorang raja yang kejam dari Rumania bernama Vlad tapes yang suka menghisap darah musuhnya terutama tentara turki, kemudian dia mati dikubur hidup-hidup di Bukarest. Kemudian masyarakat mempercayai bahwa Dracula itu bangkit kembali

Src: A.D. EL Merzdedeq “Parasit Akidah” terbitan 2008

About rendyadamf
assalamu'alaikum wrwb..salam kenal buat teman - teman semuanya..gw rendy TTL : Bandung, 30-06-84. gw kuliah di UNISBA. gw nulis blog ini hanya untuk curahkan semua pemikiran gw..dan gw udah ubah haluan jalan hidup gw..menjadikan jihad sebagai satu-satunya jalan hidup gw!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: