Koq Shaum Muharram??

Sabar yach

Sabar yach

Fadilah Shaum Muharram

Oleh : Teteng S, iyus K, Syahidin

Bulan Muharram adalah salah satu bulan yang dihormati, sehingga pada bulan itu bagu kaum muslimin diharamkan untuk melakukan peperangan.

Berkaitan dengan bulan Muharam ini, kami temukan beberapa riwayat yang menerangkan bahwa siapa yang sengaja melaksanakan saum pada bulan itu, akan diberi pahala dengan pahala berlipat ganda. Maka hal ini memotifasi kami untuk meneliti kebenaran dan keshahihan riwayatnya agar waktu melaksanakan ada keyakinan yang benar.

Muhammad ibn Ruzain ibn jami’ al-Mishri Abu Abdillah al-Mu’addil menceritakan kepada kami, (ia berkata). Al-Hutsaim ibn Habib menceritakan kepada kami, Salam At-Thawil menceritakan kepada kami Hamzah Az-Ziyat dari Laits ibn Abi Sulaim dari Mujahid dari Ibn Abas, ia berkata ”Rasulullah Saw bersabda ”siapa yang shaum hari arafah, baginya kifarat dua tahun. Dan siapa yang saum satu hari pada bulan Muharam baginya untuk setiap hari adalah tiga puluh hari (satu hari shaum pahalanya dengan tiga puluh hari).

Hadits ini diriwayatkan oleh At-Thabrani kitabnya Al-Mu’jamus Saghir, II:164. Al-haitsami dalam kitabnya Majmauz Zawaid, III:193, Abu Muhammad Al-Mundziri, At-Targhib wat Tarhib, II:114, dan Abdir Al-Manawi, Faidlul Qadir, VI:162.

Setelah kami menelitinya, ternyata ini tidak shahih. Karena pada sanadnya terdapat kedhaifan. Adapun yang menyebabkan kedhaifannya terdapat dua orang rowi yang dhaif:

1. Laits Ibnu sulaim

Ia adalah Laits Ibnu Abu Sulaim Ibnu Zumaim Al-Qurasyi Abu Bakr.

Abdullah Ibnu Ahmad Ibnu Hanbal mengatakan, ”Aku mendengar ayahku berkata ”Laits Ibnu Abu Sulaim, mudhtaribul hadits, tetapi orang-orang yang menceritakan (hadis) darinya”. Ibnu Hibban menerangkan dalam kitabnya Al-Majruhin, II:232, ’ketika Ja’far bin Aban bertanya kepada Ahmad bin Hanbal tentang Laits, ia menjawab, ’hadisnya sangat lemah sekali dan banyak salah” menurut Abu ma’mar Al-Qathi, bahwa Ibnu Main mendhaifkan Laits bin Sulaim. Abdurrahman Ibnu Abi Hatim mengatakan, ’Aku mendengar Abu Zur’ah berkata, ”Laits ibn Sulaim layyinul hadits, tidak dijadikan hujjah oleh kalangan ahli ilmu hadits”

Ibnu hajar menerangkan dalam kitabnya At-Tahdzib, ”Al-hakim Abu Ahmad mengatakan, ’Laits seorang rawi yang tidak kuat’, Menurut Al-Hakim Abu Abdillah, ’ia disepakati atas kejelekan hapalannya’, Al-Bazar mengatakan, ’ia seorang ’ibaad (ahli ibadah), hanya saja kepikunan telah menimpanya sehingga hadisnya tidak bisa lagi dapat dipakai. Oleh sebab itulah para ahli ilmu telah memperbincangkannya, dan kalaupun tidak, aku tidak tahu seorangpun yang akan meninggalkan haditsnya’. Sedangkan menurut As-Saji, ’ia rawi yang jujur, tetapi terdapat kedhaifan, ia buruk hafalan dan banyak salah dalam meriwayatkan’. Tahdzibul Kamal, XXIV:279-288

2. Salam At-Thawil

Namanya Salaam bin Salm At-Thawil

Muhammad bin Musa bin Musyaisy mengatakan Ahmad bin Hanbal, “Ia periwayat hadis-hadis yang munkar”. Ahmad bin Maryam mengatakan dari Yahya bin main, ”Ia rawi yang dhaif, haditsnya tidak boleh dicatat”. Menurut Muhammad bin Abdillah bin ”Amar al-maushili, ”ia rawi yang tidak bisa dipakai hujjah”. Sedangkan Ibrahim bin Ya’qub al-Juzajani mengatakan, ”ia tidak tsiqat”

Menurut Imam Al-Bukhari, ”mereka (para ulama) memperbincangkannya. Pada saat yang lain beilau mengatakan, ”mereka meninggalkannya”. An-Nasai menyatakan, ”matruk”. Dan pada kesempatan lai beliau mengatakan, ”ia rawi yang tidak tsiqat dan haditsnya tidak boleh dicatat” Abdurrahman bin Yusuf bin Khirasy menyatakan, ”Ia rawi pendusta”. Tahdzibul kamal, XII:277-280

”Ahmad menceritakan kepada kami, ia berkata, ’Muhammad bin yahya bin dlurais al-’Abdi menceritakan kepada kami, ia berkata kepada kami, dari maslamah, dari Rasyid Abu Muhammad al-madani, ia mengatakan, Aku mendengar Ibnu Abbas mengatakan, ’Rasulullah saw bersabda ’siapa yang saum tiga hari pada bulan haram, yaitu hari kamis, jum’at dan hari sabtu, dicatat baginya beribadah selama dua tahun’. HR At-Thabrani, Al-Mujamul Ausat, II:468-469

Selain At-Thabrani yang meriwayatkan hadits di atas, terdapat pula riwayat lain yaitu Al-Khatib Al- baghdadi dalam kitabnya maudhi’u Auhamil Jam’i tafriq, I:118/CD. Ibnul jauzi, Al-’illal al-mutanahiyah, II:553-554/CD, dengan sedikit perbedaan lafal dari segi jumlah fadlilahnya

Adapun redaksinya adalah sebagai berikut :

”Dari Anas Bin Malik mengatakan, ’rasulullah Saw bersabda. Siapa yang saum tiga hari pada bulan haram, yaitu hari kamis, jum’at, dan hari sabtu, Allah akan mencatat ibadah baginya selama sembilan ratus tahun.

Hadis inipun daif, pada sanadnya terdapat tiga orang rawi daif:

1. Rasyid bin najih Abu Muhammad

Ia adalah rasyid bin najih Al-Himani Abu Muhammad Al-Bishri. Ibnu Hajar menerangkan dalam kitabnya Tahdzibut Tahdzib, III:228, ”Bahwa rasyid bin najih termasuk rawi yang dipakai oleh imam Al-bukhari dalam kitabnya ”al-adabul mufrad”. Abu Hatim mengatakan ”salihul hadits”, Ibnu Hibban memasukan pada kitabnya At-Tsiqat, ia menyatakan, ”Rasyid bin najih seorang rawi yang terkadang berbuat salah dalam periwayatan”. Sedangkan dalam kitabnya Taqribut Tahdzib, I:204, Ibnu hajar mengatakan, ”Rasyid adalah rawi yang jujur tapi terkadang ia berbuat salah”

2. Maslamah bin rasyid al-Himani

Abu Hatim, mengatakan ”Maslamah bin Rasid adalah mudhtarib hadits (haditsnya tidak bisa dipakai)”. Al Adzi mengatakan, ”Hadis yang diriwayatkannya tidak bisa dijadikan hujjah”. Al-Jarhu wat Ta’dil, VII:269, Ad-Duafau wal Matrukin Ibnil jauzi, III:119, dan Mizanul ”itidal, V:108

3. Ya’qub Musa Al-madani

Ia adalah seorang rawi yang tidak dikenal dalam periwayatan. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Al-Azdi bahwa Ya’qub bin Musa Al, madani, ”Majhulun”. Lihat Ad-Duafau wal matrukin Libnil jauzi, II:261

Dengan demikian, sengaja melaksanakan saum bulam Muharam denga berkeyakinan mengharapkan pahala sebagaimana yang diterangkan oleh hadits-hadits di atas adalah bid’ah, karena hadis-hadisnya daif. Namun kedaifan hadits-hdits tersebut tidak menafikan adanya hadits-hadits yan shahih yang menerangkan saum Tasu’a Asyura pada bulan tersebut.

Outhor : Al-Qudwah No 47 Dzulhijjah 1424 H/ 2004 M

About rendyadamf
assalamu'alaikum wrwb..salam kenal buat teman - teman semuanya..gw rendy TTL : Bandung, 30-06-84. gw kuliah di UNISBA. gw nulis blog ini hanya untuk curahkan semua pemikiran gw..dan gw udah ubah haluan jalan hidup gw..menjadikan jihad sebagai satu-satunya jalan hidup gw!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: