Adab Sekitar Ied

blue-mosque

Adab Sekitar ied

Adab Sekitar Ied

Dede Tasmara

Bagi penduduk Madinah pada zaman jahiliyah ada dua hari raya besar yaitu hari pertama syamsiyyah (masehi) dan hari Mahrajam yaitu dua hari yang panjang malam dan siangnya sama juga tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas.

Ketika rasulullah SAW tiba (hijrah) di Madinah, penduduk setempat masih merayakan kedua hari itu, maka rasulullah SAW bertanya “dua hari apa ini?” mereka menjawab : “dua hari raya yang pada zaman jahiliyyah kami berpesta padanya”. Maka Rasulullah SAW telah menganti kedua hari itu untuk kalian dengan dua hari raya yang lebih baik yaitu hari raya Adha dan Hari Raya Fitri

Shalat Ied

Shalat Ied ini disyariatkan pada tahun pertama dan hukumnya sunat, Rasulullah SAW melaksanakannya dengan dawam. Rasulullah SAW menetapkan aturan-aturan yang bertalian dengan pelaksanaan shalat ied ini yaitu :


A. Mandi dan berdandan

Disunatkan mandi dan memakai pakaian yang terbaik dari yang ada, dalam hadis riwayat Imam Al-Bukhari diterangkan bahwa Umar bin Al-Khattab melihat jubah istibraq (sutra) di pasarm lalu ia membawanya kepada Rasulullah SAW, Umar berkata :

”Wahai Rasulullah SAW belilah baju ini, supaya engkau bisa berdandan dengannya ketika hari raya” dan ketika menerima utusan! Maka beilau bersabda ;

”Hanyalah (jubah sutra) ini pakaian bagi orang yang tidak akan mendapat bagian (di akhirat). HR. Bukhari no. 948

Pengingkaran rasulullah SAW bukan pada tajammul (berdandan) pada hari raya melainkan kepada jenis pakaian yang dibawa oleh Umar.

Imam Ibnul Qayyim berkata : dan untuk melaksanakan shalat iedul Adha dan Iedul Fitri disunnatkan memakai pakaian yang terbaik di antara pakaiannya.…Zad Al ma’ad, I:340

B. Makan sebelum pergi ke lapangan

Sebelum pergi kelapangan untuk melaksanakan shalat iedul fitri disunatkan makan terlebih dahulu, sedangkan pada hari raya Adha disunatkan untuk tidak makan sebelum pergi melaksanakan shalat iedul Adha. Buraidah berkata ;

”Adalah Nabi SAW tidak pergi kelapangan pada iedul fitri hingga ia makan dan beliau tidak makan pada iedul Adha hingga selesai shalat ied”. HR. At-Tirmidzi, II:426 no:542

C. Shalat ied dilaksanakan di lapangan

Shalat sunat iedul Adha ataupun iedul fitri keduanya dilaksanakan di lapangan, Rasulullah SAW tidak pernah shalat Ied di mesjid kecuali satu kali ketika turun hujan, sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Abu Dawud, itupun dengan sanad yang lemah karena ada rawi yang mubham.

Ketika shahabat Ali bin Abi thalib pergi kelapangan untuk shalat ied beilau berkata “Kalaulah shalat ied bukan sunnah (contoh nabi) tentu aku akan shalat ied di mesjid”

Shalat ied dilapangan ini ibadah mahdzah, rasulullah SAW tidak menjelaskan illah (sebab) shalat ied dilapangan, jadi bukan karena pada saat itu lapangan luas dan Nabawi sempit.

D. Membedakan jalan.

Dianjurkan kembali dari lapangan melalui jalan yang berbeda dengan jalan yang digunakan ketia pergi menuju ke lapangan, sahabat Jabir berkata :

”Adalah Nabi SAW apabila hari Ied beliau membedakan jalan” HR Al-Bukhari no 986

Dalam hal inipun Rasulullah SAW tidak menerangkan illah, akan tetapi ulama-ulama menerangkan beberapa hikmah antara lain: Supaya banyak butiran-butiran tanah yang menjadi saksi terhadap amal saleh yang kita lakukan.

E. Pergi ke lapangan sunnah Muakkadah

Pada hari raya kaum muslimin disunnatkan dengan sangat untuk pergi kelapangan guna mengikuti dakwah kaum muslimin bahkan wanita yang sedang haid, akan tetapi wanita yang sedang haid atau nifas dilarang duduk satu shaf dengan wanita yang bersih. Ummu Atiyah berkata:

”kami diperintah untuk membawa serta perempuan-perempuan yang dipingit dan perempuan yang sedang haid kelapangan pada dua hari raya ied supaya mereka menyaksikan kebaikan dan dakwah kaum muslimin, dan perempuan yang haid tidak duduk di shaf tempat shalat.” Muttafaqun alaih

F. Waktu shalat Ied

Waktu pelaksanaan shalat Iedul Adha agak pagi sedangkan Iedul Fitri sedikit agak siang. Samurah bin Jundab berkata :

”Adalah Nabi SAW shalat iedul fitri mengimami kami ketika tinggi matahari seukuran dengan dua anak panah dan shalat iedul adha seukuran dengan satu anak panah”. HR. Ahmad

G. Tidak ada Qabla dan Ba’da

Tidak ada shalat apapun baik sebelum atau sesudah shalat ied, tidak pakai adzan tidak pula pakai iqamah. Adapun perkataan ”ash shalata jami’ah (mari kita melaksanakan salat berjama’ah) menurut sunnah tempatnya bukan pada slaat ied melainkan pada waktu salat gerhana. Ibnu Abbas dan jabir bin Abdullah berkata :

Tidak dikumandangkan adzan pada salat iedul fitri juga pada iedul Adha”. HR Bukhari no: 960

Ibnu Abbas berkata :

”Rasulullah SAW pergi kelapangan pada hari raya ied kemudian shalat dua rakaat, beliau tidak slaat sebelum juga sesudahnya”. Al-Jama’ah

H Takbir Ied

Pada hari raya iedul fitri bertakbir dimulai sejak keluar rumah menuju lapangan dan berakhir ketika imam memulai shalat, demikian yang diamalkan oleh shahabat Abdulah bin Umar. Musnad imam Ay Syafi’i : 162 no. 317

Adapun hadits riwayat Imam Ath-Thabrani yang menerangkan takbiran semalam suntuk derajatnya dhaif. Al jamrus Shagir, II:274

Sedangkan pada hari iedul adha takbir dimulai sejak shubuh tanggal 9 sampai 13 dzulhijjah (hari tasyrik).

I. Redaksi lafazh takbir

”Allahu Akbar 2x laa ilaaha illallah wallaahu akbar allaahu akbar walhamdulillah ilham”

Atau

Allahu akbar 3x kabiiran”

-fiqih sunnah I:275-

Adapun lafazh lain yang bermunculan seperti

shadaqawa’dah, wanashara ’abdah, wa anjaza wa’dah, wahazamal ahzaaba wahdah”

Tidak dicontohkan.

J. Takbir tujuh dan lima

Secara umum shalat sunat dua rakaat ied tifdak berbeda dengan shalat jum’ah tetapi pada shalat ied ada 12 takbir, 7 takbir pda rakaat pertama dan 5 pada rakaat kedua. Sebagaimana diriwayatkan oleh Amer bin Syu’aib dari bapaknya dari kakeknya:

”Sungguh Nabi SAW takbir pada shalat ied 12 takbir, tujuh pada rakaat pertama, lima pada rakaat kedua”. HR Ahmad

K. Tahni’ah

Disunnahkan bila bertemu satu sama lain untuk mengucapkan doa tahni’ah: ”taqobbalallahu minnaa wa minkum” semoga Allah menerima (ibadah) kami dan kalian.

Doa tahni’ah ini merupakan kebiasaan para shahabat yang dilakukan dihadapan shahabat banyak yang tidak mendapat bantahan, dengan kata lain ini ijma shahabat. Adapun ”minal ’Aidzin wal faidzin tidak ditemukan dari mana asalnya, oleh karenanya tidak bisa diamalkan.

L. Mushafahah

Sudah merupakan pemandangan umum ketika mengucapkan doa tahni’ah suka dibarengi dengan mushafahah (berslaman), hal ini tidak terlarang.dapun bersalaman antara laki-laki dengan perempuan yang bukan mahram (yang tidak halal) tentunya haram. Rasulullah SAW bersabda:

”Sungguh aku tidak pernah bersalaman dengan perempuan” HR An-Nasai

”Sungguh ditusuk kepala kamu dengan jarum dari besi itu lebih baik dari pada mesti menyentuh wanita yang tidak halal baginya”. HR Ath-Thabrani

About rendyadamf
assalamu'alaikum wrwb..salam kenal buat teman - teman semuanya..gw rendy TTL : Bandung, 30-06-84. gw kuliah di UNISBA. gw nulis blog ini hanya untuk curahkan semua pemikiran gw..dan gw udah ubah haluan jalan hidup gw..menjadikan jihad sebagai satu-satunya jalan hidup gw!!

6 Responses to Adab Sekitar Ied

  1. rusakparah says:

    Aduh.. akang Rendy religius buanget ya? hhehehehe

  2. rendyadamf says:

    hihihi…ya iya atuh religius,drpd g beragama hahaha…kang makasih pisan donlotan TBDM nya y..kl yg laennya boleh g?

  3. Mar says:

    Asslmualaikm wrwb, uy ktmu lg ma skretaris hehe,cek lg tuh tlsnny ada lg yg slh,oh y mabhum,dawam teh apa y??ting ,.eh shlt dlpgn teh full dlpngn/gmn?pan biasny dlpngn jk ddlm msjd gckp y..trtma imam c..ddlmny n pjbt2 tea,met jwb y.jzkllh

  4. rendyadamf says:

    wa’alaikumussalam wrwb..nah ini diya si jago jarh wa tadlil uahahaha…emm dawam : terus menerus(continue)..mabhum : mengelabui sanad agar terlihat shahih.
    iya shalatnya dikerjakan dilapangan ga ada yang dimesjid atau full dlapangan..wah Rasulullah ja di lapangan masa pejabat dmesjid..dan rasulullah tidak menyebutkan sebabnya,,jadi ini adalah ibadah mahdhah (baca;sudah da ketentuannya).

  5. Mar says:

    Asslmualaikm pg…,wah dh djwb rupanya, emm llu gmn tuh dgn yg shlt dmsjd pd wkt ied,sobt pst sring liatkn dtv, p gda artny gt shlt mrk? Oh y mksh y tlsnny,alhmdllh mar nmbh lg hehe.jzkllh

  6. rendyadamf says:

    wa’alaikumussalam wrwb..yah kita liat dulu mrk shalat dmsjd apa mrk belum lau ilmunya atau sebab yg lain??shlt ied dmsjd tidak disyariatkan dn amalan bid’ah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: