Hukum Merokok Dalam Islam

rokok11

 

1.Sejarah rokok

Sejarah rokok dimulai saat warga asli benua Amerika (Maya, Aztec dan Indian) mengisap tembakau pipa atau mengunyah tembakau sejak 1000 sebelum masehi. Tradisi membakar tembakau kemudian dimulai untuk menunjukkan persahabatan dan persaudaraan saat beberapa suku yang berbeda berkumpul, serta sebagai ritual pengobatan. Kru Columbus membawa tembakau beserta tradisi mengunyak dan membakar lewat pipa ini ke “peradaban” di Inggris. Namun demikian, seorang diplomat dan petualang perancis-lah yang justru paling berperan dalam menyebarkan popularitas rokok di seantero Eropa, orang ini adalah Jean Nicot, darimana istilah Nikotin (dari Nicot) berasal.

Versi sejarah lain mengatakan, tradisi rokok dan merokok yang lebih tua berasal dari Turki semenjak periode dinasti Ottoman.

Setelah permintaan tembakau meningkat di Eropa, budidaya tembakau mulai dpelajari dengan serius terutama tembakau Virginia yang ditanam di Amerika. John Rolfe adalah orang pertama yang berhasil menanam tembakau dalam skala besar, yang kemudian diikuti oleh perdagangan dan pengiriman tembakau dari AS ke Eropa. Secara ilmiah, buku petunjuk bertanam tembakau pertama kali diterbitkan di Inggris pada tahun 1855.

Di Indonesia, Haji Jamahri dari Kudus adalah orang yang pertamakali meramu tembakau dengan cengkeh pada tahun 1880. Tujuan awal Jamahri adalah mencari obat penyakit asma yang dideritanya, namun pada akhirnya rokok racikan Jamahri menjadi terkenal. Istilah Kretek adalah sebutan khas untuk menamai rokok asal Indonesia, istilah ini berasal dari bunyi rokok saat disedot yang diakibatkan oleh letupan cengkeh (kretek..kretek..). Buku sejarah rokok Kretek bisa anda peroleh disini (harga 50 dolar).

Dari anggapan sebagai obat penyembuh, lambang persahabatan dan persaudaraan, rokok kemudian berkembang menjadi simobol kejantanan pria. Hal ini ditandai sejak dijadikannya rokok sebagai ransum wajib setiap prajurit saat Perang Dunia Pertama. Mau tahu apa saja isi tas prajurit Amerika di PD I? disini.

Karena fakta bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan belum terbukti, rokok pada jamannya pernah diiklankan dengan menggunakan beragam model, dari bayi hingga dokter: Simbol rokok sebagai kejantanan lelaki makin menguat sejak iklan Marlboro Man. Iklan ini juga menjadi simbol kebangkitan Philip Morris sebagai produsen rokok terbesar didunia dengan bendera Marlboro. Dengan iklan ini, Marlboro mengubah image dari rokoknya perempuan menjadi rokok laki-laki sejati. Baca kisah dibalik iklan Marlboro Man disini.

Industri rokok mulai redup sejak 1964, persatuan dokter bedah Amerika mengeluarkan pernyataan rokok mengakibatkan kanker paru-paru. Iklan rokok di televisi mulai dilarang sejak 1965 (Inggris) dan 1970 (Amerika). Peringatan kesehatan dikemasan rokok mulai muncul sejak 1970, dan makin diperkuat dengan peringatan melalui gambar:

679px-cigarettes_health_warning_australia

 

Merokok ditempat umum mulai dilarang: 1987 – larangan merokok di penerbangan, 1993 – larangan merokok ditempat publik mulai dikenal di Amerika dan Iggris, 1994 – McDonald untuk seluruh jaringan restorannya, 2003 – new york, london & irlandia mulai memberlakukan larangan merokok disemua tempat tertutup. Tahun 1998 eksekutif perusahaan rokok terbesar di Amerika mengeluarkan pengakuan bahwa nikotin adalah candu, tuntutan legal terhadap perusahaan rokok mengakibatkan ganti rugi yang mencapai 250 triliun dollar amerika. Masih ingat film insider?

2003 – Larangan iklan rokok di televisi Indonesia berlaku sejak pukul 17.00 – 21.30

2005 – Larangan merokok ditempat umum disahkan di jakarta.

Beberapa fakta menarik tentang industri rokok nasional (industri yang dibenci tapi dirindu oleh pemerintah karena beberapa data berikut):

  • Cukai rokok adalah penyumbang terbesar (95%) dari seluruh cukai pemerintah, dan pertahun menghasilkan Rp 28 triliun rupiah pertahun (2003)
  • Secara total, 9 % pendapatan pemerintah saat ini berasal dari industri rokok nasional.
  • Industri rokok kretek (mesin dan linting) menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 200 ribu jiwa dan tak langsung tak kurang dari 5 juta tenaga kerja tak langsung.

Beberapa rangkuman penelitian ilmiah mengenai industri rokok dan ekonomi rokok di Indonesia (file PDF).

Sejarah rokok bagaikan sebuah roller coaster, pernah naik dan dipuja dan sekarang menjadi barang yang dihujat dan dilarang.  Bagi pemerintah, mungkin pilihan antara mendukung atau melarang rokoksecara tegas seperti buah simalakama, tapi bagi kita pribadi pilihannya haruslah jelas. Silahkan kemukakan opini dan pengalaman anda tentang rokok dikolom komentar dibawah.

Tinjauan lebih lanjut:

Lihat parade grafis iklan rokok konyol

– Pernyataan MUI tentang merokok

Contoh kandungan kimiawi dalam rokok (File PDF)

Lihat video proses pembuatan rokok menggunakan mesin

(www.kata-kata.com)

2. Kandungan rokok

Mungkin anda sudah tahu bahwa menghisap asap rokok orang lain di dekat anda lebih berbahaya bagi anda daripada bagi si perokok itu sendiri. Asap Utama adalah asap rokok yang terhisap langsung masuk ke paru-paru perokok lalu di hembuskan kembali. Asap Sampingan adalah asap rokok yang dihasilkan oleh ujung rokok yang terbakar.

Masalahnya adalah, udara yang mengandung asap rokok, dan anda hisap, akan mengganggu kesehatan, karena asap rokok mengandung banyak zat-zat berbahaya, diantaranya :

  • TAR

Mengandung bahan kimia yang beracun, sebagainya merusak sel paru-paru dan meyebabkan kanker.

  • KARBON MONOKSIDA (CO)

Gas beracun yang dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen.

  • NIKOTIN

Salah satu jenis obat perangsang yang dapat merusak jantung dan sirkulasi darah, nikotin membuat pemakainya kecanduan.

3.Pengaruh rokok terhadap kesehatan

3.1 Perokok aktif

Akibat negatif dari rokok, sesungguhnya sudah mulai terasa pada baru mulai menghisap rokok. Dalam asap rokok yang membara karena diisap, tembakau terbakar kurang sempurna sehingga menghasilkan CO (karbon mono oksida), yang disamping asapnya sendiri, tar dan nikotine (yang terjadi juga dari pembakaran tembakau tersebut) dihirup masuk ke dalam jalan napas.

CO, Tar, dan Nikotin tersebut berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan :
– Gelisah, tangan gemetar (tremor)
– Cita rasa / selera makan berkurang
– Ibu-ibu hamil yang suka merokok dapat kemungkinan keguguran kandungannya

Tar dan Asap Rokok
Tar dan asap rokok merangsang jalan napas, dan tar tersebut tertimbun disaluran itu yang menyebabkan :
– Batuk-batuk atau sesak napas
– Tar yang menempel di jalan napas dapat menyebabkan kanker jalan napas,
lidah atau bibir

Nikotin
Nikotin merangsang bangkitnya adrenalin hormon dari anak ginjal yang menyebabkan :
– Jantung berdebar-debar
– Meningkatkan tekanan darah serta kadar kholesterol dalam darah,
tang erat dengan terjadinya serangan jantung


kandungan_rokok
Gas CO (Karbon Mono Oksida)
Gas CO juga berpengaruh negatif terhadap jalan napas dari pembuluh darah.
Karbon mono oksida lebih mudah terikat pada hemoglobin daripada oksigen
Oleh sebab itu, darah orang yang kemasukan CO banyak, akan berkurang daya angkutnya bagi oksigen dan orang dapat meninggal dunia karena keracunan karbon mono oksida.  Pada seorang perokok tidak akan sampai terjadi keracunan CO, namun pengaruh CO yang dihirup oleh perokok dengan sedikit demi sedikit, dengan lambat namun pasti akan berpengaruh negatif pada jalan napas dan pada pembuluh darah.

(www.nusaindah.tripod.com)

3.2 Perokok Pasif

Perokok pasif dapat meningkatkan risiko penyakit kanker paru-paru dan jantung koroner. Lebih dari itu menghisap asap rokok orang lain dapat memperburuk kondisi pengidap penyakit :

  • ANGINA

Nyeri dada akibat penyempitan pembuluh darah pada jantung.

  • ASMA

Mengalami kesulitan bernafas.

  • ALERGI

Iritasi akibat asap rokok.

Gejala-gejala gangguan kesehatan :
iritasi mata, sakit kepala, pusing, sakit tenggorokan, batuk dan sesak nafas.

Wanita hamil yang merokok atau menjadi perokok pasif, meyalurkan zat-zat beracun dari asap rokok kepada janin yang dikandungnya melalui peredaran darah. Nikotin rokok menyebabkan denyut jantung janin bertambah cepat, karbon monoksida menyebabkan berkurangya oksigen yang diterima janin.

Anak-anak yang orangtuanya merokok menghadapi kemungkinan lebih besar untuk menderita sakit dada, infeksi telinga, hidung dan tenggorokan. Dan mereka punya kemungkinan dua kali lipat untuk dirawat di rumah sakit pada tahun pertama kehidupan mereka.

Banyak orang tahu bahaya merokok, tapi tidak banyak yang peduli.

Melihat bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan rokok, kiranya diantara kita perlu bahu-membahu berbuat tiga hal utama :

  1. Komunikasi dan informasi tentang bahaya merokok, baik bagi si perokok langsung maupun perokok pasif.
  2. Menyediakan tempat-tempat khusus bagi orang yang merokok agar yang bukan perokok tidak terkena dampak negatifnya.
  3. Jangan merasa segan untuk menegur perokok, jika anda merasa terganggu.

diadaptasi dari : THE SCOTTISH HEALTH EDUCATION GROUP

4.Pengaruh rokok terhadap Psikologis

Nikotin itu di terima oleh reseptor asetilkolin-nikotinik yang kemudian membaginya ke jalur imbalan dan jalur adrenergik. Pada jalur imbalan, perokok akan merasakan rasa nikmat, memacu sistem dopaminergik. Hasilnya perokok akan merasa lebih tenang, daya pikir serasa lebih cemerlang, dan mampu menekan rasa lapar. Sementara di jalur adrenergik, zat ini akan mengaktifkan sistem adrenergik pada bagian otak lokus seruleus yang mengeluarkan sorotonin. Meningkatnya serotonin menimbulkan rangsangan rasa senang sekaligus keinginan mencari rokok lagi. (Agnes Tineke, Kompas Minggu 5 Mei 2002: 22). Hal inilah yang menyebabkan perokok sangat sulit meninggalkan rokok, karena sudah ketergantungan pada nikotin. Ketika ia berhenti merokok rasa nikmat yang diperolehnya akan berkurang.

Efek dari rokok/tembakau memberi stimulasi depresi ringan, gangguan daya tangkap, alam perasaan, alam pikiran, tingkah laku dan fungsi psikomotor. Jika dibandingkan zat-zat adiktif lainnya rokok sangatlah rendah pengaruhnya, maka ketergantungan pada rokok tidak begitu dianggap gawat (Roan, Ilmu kedokteran jiwa, Psikiatri, 1979 : 33).

(www.e-psikologi.com)

5.Hukum rokok menurut Islam

Tentang penetapan hukum haram pada suatu makanan, minuman atau sejenisnya, tidak diukur dengan pikiran dan perasaan, tidak juga diukur dengan pengetahuan kita tentang adanya manfaat atau madarat.

Apabila alasan-alasan ini yang menjadi dasar hukum haram, maka akan banyak yang halal menjadiharam dan sebaliknya dengan ketetapan dari kita sendiri. Dengan demikian, hukum halal haram harus berdasarkan ketentuan Allah dan Rasul-Nya, bukan menurut pikiran kita.

Nabi saw. pun pernah ditegur oleh Allah swt karena melakukan hal demikian.

يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ لِمَ تُحَرِّمُ مَا أَحَلَّ اللهُ لَكَ تَبْتَغِي مَرْضَاةَ أَزْوَاجِكَ وَاللهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Wahai Nabi mengapa engkau haramkan apa yang telah Allah halalkan hanya karena mengharap kerelaan istri-istrimu dan Allah Maha pengampun lagi Maha Pengasih. Q.s. At-Tahrim : 1

Mengenai himbauan, kami tidak akan melarang apa yang tidak dilarang atau diharamkan. Mengenai hukum makruh itu lebih baik ditinggalkan. Dan hal seperti sudah diketahui oleh seluruh umat Islam.

Di kalangan sahabat Nabi pun dalam pengamalan makruh berbeda-beda, ada yang meninggalkan dan ada pula yang mengerjakan.

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ r مَنْ أَكَلَ ثُومًا أَوْ بَصَلاً فَلْيَعْتَزِلْنَا أَوْ لِيَعْتَزِلْ مَسْجِدَنَا وَلْيَقْعُدْ فِي بَيْتِهِ وَإِنَّهُ أُتِيَ بِبَدْرٍ. (قَالَ ابْنُ وَهْبٍ: يَعْنِي طَبَقًا فِيهِ خَضِرَاتٌ مِنْ بُقُولٍ فَوَجَدَ لَهَا رِيحًا) فَسَأَلَ عَنْهَا فَأُخْبِرَ بِمَا فِيهَا مِنْ الْبُقُولِ. فَقَالَ: قَرِّبُوهَا فَقَرَّبُوهَا إِلَى بَعْضِ أَصْحَابِهِ كَانَ مَعَهُ فَلَمَّا رَآهُ كَرِهَ أَكْلَهَا. قَالَ: كُلْ فَإِنِّي أُنَاجِي مَنْ لاَ تُنَاجِي.

Dari Jabir bin Abdulah, ia berkata,”Nabi saw. telah bersabda,’Siapa yang makan bawang putih atau bawang merah, jauhilah kami dan jauhilah masjid kami. Hendaklah ia duduk di rumahnya. Dan bahwasannya dibawakan di Badar – Ibnu Wahab berkata,’Yakni sayuran sejenis makanan dengan sayuran dan bawang, beliau mendapatkan suatu aroma. Lalu bertanya tentangnya, lalu diberitahukan tentang bawang yang ada pada sayuran itu. Beliau bersabda,’Dekatkanlah makanan itu’ Lalu mereka mendekatkannya kepada sebagian sahabat yang hadir bersama beliau. Ketika Nabi melihat (dari dekat) makanan itu, beliau merasa makruh (tidak suka) memakannya. Beliau bersabda,’makanlah, karena aku berbicara kepada yang engkau tidak akan berbicara (Jibril).” H.r. Al-Bukhari, I : 292, Muslim, I : 394

Adapun Tentang mengganggu orang lain atau mengotori tempat ibadah itu merupakan hal yang sudah jelas dilarang.

Wallahu A’lam

(www.persis.or.id)

6.Menanggapi Fatwa-fatwa Haram Rokok

1. Merokok haram hukumnya berdasarkan makna yang terindikasi dari zhahir ayat Alquran dan As-Sunah serta i’tibar (logika) yang benar. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan.” (Al-Baqarah: 195).

Maknanya, janganlah kamu melakukan sebab yang menjadi kebinasaanmu. Wajhud dilalah (aspek pendalilan) dari ayat di atas adalah merokok termasuk perbuatan yang mencampakkan diri sendiri ke dalam kebinasaan.

Sedangkan dalil dari As-Sunah adalah hadis shahih dari Rasulullah saw. bahwa beliau melarang menyia-nyiakan harta. Makna menyia-nyiakan harta adalah mengalokasikannya kepada hal-hal yang tidak bermanfaat. Sebagaimana dimaklumi bahwa mengalokasikan harta dengan membeli rokok adalah termasuk pengalokasian harta pada hal yang tidak bermanfaat, bahkan pengalokasian harta kepada hal-hal yang mengandung kemudharatan.

Dalil yang lain, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Tidak boleh (menimbulkan) bahaya dan tidak boleh pula membahayakan orang lain.” (HR. Ibnu Majah dari kitab Al-Ahkam 2340).

Jadi, menimbulkan bahaya (dharar) adalah ditiadakan (tidak berlaku) dalam syari’at, baik bahayanya terhadap badan, akal, ataupun harta. Sebagaimana dimaklumi pula bahwa merokok adalah berbahaya terhadap badan dan harta.

Adapun dalil dari i’tibar (logika) yang benar yang menunjukkan keharaman rokok adalah karena dengan perbuatan itu perokok mencampakkan dirinya ke dalam hal yang menimbukan bahaya, rasa cemas, dan keletihan jiwa. Orang yang berakal tentu tidak rela hal itu terjadi pada dirinya sendiri. Alangkah tragisnya kondisinya, dan demikian sesaknya dada si perokok bila tidak menghisapnya. Alangkah berat ia melakukan puasa dan ibadah-ibadah lainnya karena hal itu menghalagi dirinya dari merokok. Bahkan, alangkah berat dirinya berinteraksi dengan orang-orang saleh karena tidak mungkin mereka membiarkan asap rokok mengepul di hadapan mereka. Karena itu, Anda akan melihat perokok demikian tidak karuan bila duduk dan berinteraksi dengan orang-orang saleh.

Semua i’tibar itu menunjukkan bahwa merokok hukumnya diharamkan. Karena itu, nasehat saya untuk saudara-saudara kaum muslimin yang masih didera oleh kebiasaan menghisap rokok agar memohon pertolongan kepada Allah dan mengikat tekad untuk meninggalkannya. Sebab, di dalam tekad yang tulus disertai dengan memohon pertolongan kepada Allah, mengharap pahala dari-Nya dan menghindari siksaan-Nya, semua itu adalah amat membantu di dalam upaya meninggalkan hal tersebut.

Jawaban Atas Berbagai Bantahan

Jika ada orang yang berkilah, “Sesungguhnya kami tidak menemukan nash, baik di dalam kitabullah ataupun sunah Rasulullah saw. perihal haramnya rokok.”

Maka, jawaban atas penyataan ini adalah bahwa nash-nash Alquran dan sunah terdiri dari dua jenis;
1. Jenis yang dalil-dalilnya bersifat umum seperti Adh-Dhawabith (ketentuan-ketentuan) dan kaidah-kaidah yang mencakup rincian-rincian yang banyak sekali hingga hari kiamat.
2. Jenis yang dalil-dalilnya memang diarahkan kepada suatu itu sendiri secara langsung.

Sebagai contoh untuk jenis pertama adalah ayat Alquran dan dua hadis yang kami sebutkan di atas yang menunjukkan keharaman merokok secara umum meskipun tidak diarahkan secara langsung kepadanya.

Sedangkan untuk jenis kedua, adalah seperti fiman Allah (yang artinya), “Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (dagig hewan) yang disembelih atas nama selain Allah.” (Al-Maidah: 3).

Dan firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamr, berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji yang termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah perbuatan-perbuatan itu.” (Al-Maidah: 90).

Jadi, baik nash-nash itu termasuk jenis pertama atau kedua, ia bersifat keniscayaan (keharusan) bagi semua hamba Allah karena dari sisi pengambilan dalil mengindikasikan hal itu.

Sumber: Program Nur ‘alad Darb, dari Fatwa Syekh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin, dari kitab Fatwa-Fatwa Terkini 2.

(www.halalguide.info)

A.Pernyataan : ” Merokok haram hukumnya berdasarkan makna yang terindikasi dari zhahir ayat Alquran dan As-Sunah serta i’tibar (logika) yang benar. Allah berfirman (yang artinya), “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan.” (Al-Baqarah: 195). Maknanya, janganlah kamu melakukan sebab yang menjadi kebinasaanmu. Wajhud dilalah (aspek pendalilan) dari ayat di atas adalah merokok termasuk perbuatan yang mencampakkan diri sendiri ke dalam kebinasaan.”

Tanggapan : Pengharaman rokok berdalil Q.S Al-Baqarah:195 sangat dipaksakan karena menjatuhkan diri dalam kebinasaan bukan hanya rokok, misalnya : daging juga dapat menimbulkan kolesterol yang berbahaya, apakah daging juga akan menjadi haram berdasarkan dalil tersebut.

B.Pernyataan : ” Sedangkan dalil dari As-Sunah adalah hadis shahih dari Rasulullah saw. bahwa beliau melarang menyia-nyiakan harta. Makna menyia-nyiakan harta adalah mengalokasikannya kepada hal-hal yang tidak bermanfaat. Sebagaimana dimaklumi bahwa mengalokasikan harta dengan membeli rokok adalah termasuk pengalokasian harta pada hal yang tidak bermanfaat, bahkan pengalokasian harta kepada hal-hal yang mengandung kemudharatan.

Tanggapan : Menyia-nyiakan harta bukan hanya karena rokok, misalnya : mengeluarkan harta untuk pergi keluar negeri hanya untuk jalan-jalan, apakah jalan-jalan juga diharamkan.

C.Pernyataan : ” Dalil yang lain, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Tidak boleh (menimbulkan) bahaya dan tidak boleh pula membahayakan orang lain.” (HR. Ibnu Majah dari kitab Al-Ahkam 2340).

Jadi, menimbulkan bahaya (dharar) adalah ditiadakan (tidak berlaku) dalam syari’at, baik bahayanya terhadap badan, akal, ataupun harta. Sebagaimana dimaklumi pula bahwa merokok adalah berbahaya terhadap badan dan harta.”

Tanggapan : Limbah pabrik sangat membahayakan banyak orang juga, apakah pabrik juga diharamkan karena bahaya yang diakibatkannya.

D.Pernyataan : ” Jika ada orang yang berkilah, “Sesungguhnya kami tidak menemukan nash, baik di dalam kitabullah ataupun sunah Rasulullah saw. perihal haramnya rokok.”

Maka, jawaban atas penyataan ini adalah bahwa nash-nash Alquran dan sunah terdiri dari dua jenis;
1. Jenis yang dalil-dalilnya bersifat umum seperti Adh-Dhawabith (ketentuan-ketentuan) dan kaidah-kaidah yang mencakup rincian-rincian yang banyak sekali hingga hari kiamat.
2. Jenis yang dalil-dalilnya memang diarahkan kepada suatu itu sendiri secara langsung.

Sebagai contoh untuk jenis pertama adalah ayat Alquran dan dua hadis yang kami sebutkan di atas yang menunjukkan keharaman merokok secara umum meskipun tidak diarahkan secara langsung kepadanya.

Tanggapan : ” Jenis yang dalil-dalilnya bersifat umum” dari mana dapat dipahami secara tersirat maupun tersurat bahwa itu bermakna umum sedangkan Q.S itu sudah tegas membatasi jenis makanan dan minuman yang diharamkan seperti :

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (dagig hewan) yang disembelih atas nama selain Allah.” (Al-Maidah: 3).

Dan firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamr, berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji yang termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah perbuatan-perbuatan itu.” (Al-Maidah: 90).

2 Rokok haram karena di dalamnya ada racun. Al-Qur’an menyatakan, “Dihalalkan atas mereka apa-apa yang baik, dan diharamkan atas mereka apa-apa yang buruk (kotoran).” (al-A’raf: 157). Rasulullah juga melarang setiap yang memabukkan dan melemahkan, sebagaimana diriwayatkan Imam Ahmad dan Abu Dawud dari Ummu Salamah ra. Merokok juga termasuk melakukan pemborosan yang tidak bermanfaat. Selanjutnya, rokok dan bau mulut perokok bisa mengganggu orang lain, termasuk pada jamaah shalat.

Tanggapan : Dalil Q.S Al-A’raf : 157 tidak ada kaitannya dengan pengharaman rokok, karena Asbabun nuzul surat diatas adalah mengenai dilarangnya kaum bani israel untuk membunuh mereka sendiri karena melakukan hukum yang sangat memberatkan , bukan berdasar hukum Islam. Pernyataan : ”Merokok juga termasuk melakukan pemborosan yang tidak bermanfaat” dapat ditanggapi bukan rokok saja yang realisasi pemborosan seperti pada tanggapan ”B”. Dan pernyataan ” Selanjutnya, rokok dan bau mulut perokok bisa mengganggu orang lain, termasuk pada jamaah shalat.” penyebab bau mulut bukan hanya rokok, misalnya karena makan bawang, apakah karena dalil ini juga bawang menjadi haram juga? Tentu tidak, maka ini berstatus Makruh.

7.Penutup dan Kesimpulan

Sebenarnya masih banyak fatwa-fatwa yang mengharamkan rokok, tetapi tidak beda jauh alasannya dari yang sudah dipaparkan diatas, untuk mengambil suatu hukum harus sangat hati-hati. Jadi dapat kita simpulkan bahwa sesuatu yang diharamkan sudah sangat jelas disebutkan dalam nash Al-quran dan As-sunnah. Maka bila ada sesuatu yang dilarang diluar kedua nash tadi itu bersifat makruh, makruh disini lebih baik ditinggalkan. Tidak semua yang dilarang itu bersifat haram, sebagai perbandingan kalau ada seseorang berkata pada anaknya ”jangan biarkan anak kecil itu memegang pisau” apakah pisau itu jadi haram? Jawabannya tidak.

Kesimpulan :

1.Fatwa pengharaman rokok itu terlalu dipaksakan

2.Hukum Merokok adalah makruh (tidak disukai)

3.Adapun semua perbuatan yang sia-sia, merugikan diri sendiri dan orang lain sebaiknya dijauhi


About rendyadamf
assalamu'alaikum wrwb..salam kenal buat teman - teman semuanya..gw rendy TTL : Bandung, 30-06-84. gw kuliah di UNISBA. gw nulis blog ini hanya untuk curahkan semua pemikiran gw..dan gw udah ubah haluan jalan hidup gw..menjadikan jihad sebagai satu-satunya jalan hidup gw!!

6 Responses to Hukum Merokok Dalam Islam

  1. mar says:

    assalamualaikum wrwb,

    syukran katsir y sohib buat tulisan tentanng rokoknya moga bisa manfaat,oh y kpn2 boleh dong request lagi hehe………….,slm buat anak2 yang rajin nongkrong dblogna y……….,good luck for u,jzk
    wassalamualaikum wrwb

  2. rendyadamf says:

    Wa’alaikumussalam wrwb..insya Allah bisa sobat..sering2 aja maen kesini y mar..hehe

  3. OnVa_BlacK says:

    maennnnn,,,,,emangnya cafe,hahahahahaha
    loe kira ni gw apa,hehehehe bercanda bang
    ni mlm oll Ym ga cuyyy???
    gw tunggu,,,loe buzz ajah..

  4. rendyadamf says:

    ok ok boss..nti mlm Insya Allah OL..hehe..iya disni kan tempat kita nongkrong bareng,,kaya di cafe aje hehehehe…

  5. OnVa_BlacK says:

    Protes neeeh protes,,,,,,,,,
    ko foto gw ada di si mar,,gmn cuyyyyy..
    ntar klo ada apa2 gw lagi yg kenaaa
    gw ngga mau jadi korban fitnah,hahahahahaha

  6. mozzero says:

    Bro bagaimana kalo ada produk yang bisa mengurangi tar n nikotin sampai 99%, bahaya rokok bisa ditekan hingga dibawah 1%, apakah perbaikan ini bisa merubah status rokok dari makruh menjadi seuatu? Ada nash nya ga kalo udah begitu?
    Jazakumullah khairan katsiran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: