Hello Stranger…

Jabat tangan dengan bukan mahram

Haram hukumnya berjabat tangan dengan yang bukan mahramnya, baik waktu berjumpa ataupun waktu berbai’at (janji tha’at). Hai ini sebagaimana keterangan berikut :

Dari Aisyah istri nabi SAW berkata “Demi Allah, tangan Rasulullah saw tidak pernah menyentuh tangan seorang perempuan pun, akan tetapi beliau membai’at mereka dengan ucapan”. Shahih Al-Bukhari, III:294 no.5288, Shahih Muslim, II: no.1866

Umaimah berkata sesudah mubaya’ah, “wahai Rasulullah, tidakka engkau mau berjabat tangan dengan kami?” beliau bersabda, ‘Aku tidak berjabat tangan dengan perempuan. Tidak ada perkataanku kepada seseorang perempuan melainkan seperti perkataanku kepada seratus perempuan”. H.R Ath-Thabrani, Al-Mujamul Kabir, XXIV:186 no470

Dari ma’qil bin Yasar, ia berkata “Rasulullah saw bersabda ‘ditusuk dengan jarum dari besi pada kepala salah seorang di antara kalian lebih baik daripada menyentuh perempuan yang tidak halal baginya”. H.R Ath-Thabrani, Rawi-rawinya shahih, majma’uz Zawaid IV:36

A.Hassan menegaskan “kalau ada orang bawakan riwayat bahwa Rasululah saw pernah berjabat tangan dengan perempuan waktu bai’ah, ketahuilah bahwa omongan bohong. Tidak ada satu pun riwayat yang sah tentang Nabi saw berjabat tangan dengan perempuan”. Wanta Islam:112

Pada hadis diatas dinyatakan bahwa Rasulullah saw membai’at peremuanpun hanya dengan ucapan, tanpa berjabat tangan sebagaimana yang biasa dilakukannya kepada laki-laki. Bahkan Aisyah r.a yang meriwayatkan hadis tersebut menyatakan “demi Allah” sebagai penguat terhadap berita tersebut.

Ada satu hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu jarir dari Ummu ‘Athuyah yang menyatakan bahwa perempuan-perempuan pernah berbai’at (janji ta’at) kepada Rasul dengan perantaraan Umar. Pada hadis itu dinyatakan :

Kemudian ia menjulurkan yangannya dari luarpintu atau rumah, dan kamipun menjulurkan tangan-tangan kami dari dalam rumah. Tafsi Ath-Thabrani, XXVIII:81

Ini bukan berjabat tangan, tetapi sebagai seorang pemimpin menjulurkan tangan diatas podium dan pengikutnya menjulurkan tangan mereka dari bawah ketika mengadakan perjanjian ta’at atau suatu kesanggupan.

Dalam buku yang berjudul WANITA ISLAM buah karya A. Hasan di kutip tukar pikirannya denga al-Ustadz Hasby Ash-Shiddieqy. Pada buku tersebut A.Hasan membantah Al-Ustadz Hisbi yang dimuat dalam harian suara Umat Yogyakarta tertanggal 22 juni 13 dan 20 Juli 1956 yang masing-masing berjudul _Qias Tarjih yang tidak rajah”, “Istila hokum yang tidak tepat”, dan “Istinbath Hukum yang tidak tepat”. Yang pada intinya A.Hasan mengharamka berjabat tangan yang bukan mahram. Sedangkan Al-Ustadz Hasbi membolehkannya.

Tukar pikirannya disusun secraa alphabet, dari mulai A sampai Z. Pada bagian U Tuan Hasbi menulis : Alusie sebut di dalam tafsirnya, bahwa Nabi berjabat tangan wanita dengan berlapis kain, dan Alusie berkata, bahwa orang yang berpegang kepada riwayat itu berkata “Mubaya’ah rasulullah saw dengan perempuan-perempuan itu bukn dengan omongan saja bahkan berjabat tangan.

Saya (A.Hasan) jawab “Alusie bawakan riwayat itu dengan tidak menunjukan sahnya. Oleh yang demikian sudah tentu alas an yang begini tidak boleh dimasukan kedalam medan tukar pikiran sebagai pokok. Cobalah Tuan hasbi berusaha menunjuka sahnya riwayat itu lebih dahulu. Tuan hasbi tahu betul-betul, Bahwa sesudah membawakan riwayat yang tidak bersanad itu Alussie sendiri berkata :

(pendapat) yang paling masyhur yang dijadikan pegangan ialah bahwa tidak ada jabat tangan.

Perkataan Ausiie tersebut Tuan Hasbi tidak nukil, padahal perkataan orang yang memfatwakan tidak haram lihat aurat perempuan walaupun dengan syahwat itu ia tonjolkan kepada umum.

Pendeknya, tidak perlu kita hiraukan riwayat-riwayat yang mengatakan :

  1. Rasulullah saw mubaya’ah dengan berlapis kain.
  2. Umar mubaya’ah dengan mushafahah (jabat tangan)
  3. Rasulullah saw bermubaya’ah dengan bermasuk tangan di dalam air.

Kecuali Tuan Hasbi terangkan rawi-rawinya yang bisa dipercaya. Jangann Tuan Hasbi minta hadis yang shahih dan kuat dari orang lain, sedangka ia sendiri bawakan riwayat-riwayat rombongan, WANITA ISLAM :157

Alqudwah no 57 dzulhijjah 1425 H / 2005 M

About rendyadamf
assalamu'alaikum wrwb..salam kenal buat teman - teman semuanya..gw rendy TTL : Bandung, 30-06-84. gw kuliah di UNISBA. gw nulis blog ini hanya untuk curahkan semua pemikiran gw..dan gw udah ubah haluan jalan hidup gw..menjadikan jihad sebagai satu-satunya jalan hidup gw!!

2 Responses to Hello Stranger…

  1. mar says:

    assalamualaikum wrwb

    wah g nyangka pas mar buka lagi blogna banyak perubahn n rapi banget , oh y jabat tangan jangan deh kalo g pengen gatel2 hehe maksudnya kenapa2 gitu, eh eva p kbar y?
    wassalmualaikum wrwb

  2. rendyadamf says:

    wa’alaikumussalam wrwb..hehe iya neh rendy baru beres2 blognya,,cape bgt!!bersih2nya lama bgt heu..yup awas bersentuhan dgn bkn mahram dapat menyebabkan alergi hahaha…eva,gtw tuh dingin2 aja..sms aja sob..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: